Bandar Lampung (Asni tour) – dalam menghadapi situasi darurat atau force majeure. Travel Asni tour telah bekerja sama dengan perusahaan Asuransi jiwa dan keaman jamaah umroh dan haji.
Asni tour telah mengkoordinasikan penguatan sistem pengawasan serta kejelasan perlindungan asuransi bagi jemaah.
“Perlunya memperkuat perlindungan, keselamatan, dan pelayanan jemaah umrah dam haji khusus, khususnya dalam kondisi force majeure, termasuk kejelasan perlindungan asuransi dan penanganan situasi darurat,” ujat Makkah Aziz (Owner Asni tour).
Dari sisi pembiayaan, mekanisme pembayaran biaya umrah dan haji khusus jamaah Asni tour melalui perbankan tercatat dengan baik dan terjamin keamanannya. sehingga memungkinkan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) memenuhi kewajiban pembayaran tiket pesawat dan hotel.
Asni tour sangat memperhatikan aspek kesehatan dalam upaya memperkuat perlindungan jemaah umrah.
Dilansir dari Kemenhaj, saat ini aktivitas umrah melibatkan sekitar 4.100 jemaah per hari dengan keterlibatan hampir 130 biro perjalanan. Kondisi tersebut menuntut koordinasi yang optimal agar perjalanan jemaah berlangsung aman, tertib, dan terlindungi.
Selain itu, Kemenhaj mendorong penyediaan aplikasi bagi petugas pengawasan agar dapat membedakan penyelenggara umrah resmi dengan pihak yang tidak memiliki izin. Praktik umrah ilegal dan penyalahgunaan atau peminjaman akses Siskopatuh akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Kamis (22/10/2026).
- PT.Bunda Asni Prima
Jl. Bumi Jaya II Labuhan Dalam, KEC. Tanjung Seneng, Bandar Lampung, 35142